Kamis, 09 November 2017

PENGERTIAN MOTIF



 PENGERTIAN MOTIF
Motif atau dalam bahasa Inggris “Motive”, berasal dari kata “Moreve” atau “Motion”, yang berarti gerakan atau sesuaitu yang bergerak.
Dalam psikologi, istilah motif pun erat hubungannya dengan “gerak”, yaitu gerak yang dilakukan oleh manusia atau juga disebut dengan perbuatan atau perilaku. Motif dalam psikologi berarti juga rangsangan, dorongan, atau pembangkit tenaga bagi terjadinya suatu perbuatan atau perilaku.[1]
Motif menurut Sigmand Freud adalah energi yang terdapat dalam diri seseorang. Setiap perilaku menurut Sigmand didorong oleh energi dasar yang disebut dengan insting atau nalar. Motif  juga sering disebut juga sebagai dorongan dari dalam untuk berbuat sesuatu. Maka motif dapat dikatakan sebagai kekuatan yang terdapat dalam diri organisme yang mendorong untuk berbuat atau merupakan Driving Force.[2] Motif timbul karena didorong dengan adanya kebutuhan untuk mencari keseimbangan dimana setelah perbuatan ini dilakukan maka tercapailah keadaan seimbang dalam individu dan timbul perasaan puas, gembira, aman, dan sebagainya.[3]
Jadi motif bukanlah yang dapat dinikmati melainkan hal yang dapat disimpulkan karena adanya sesuatu yang dapat kita selesaikan.[4] Sehingga dapat disimpulkan bawa motif adalah keadaan dalam pribadi yang mendorong individu untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu guna mencapai suatu tujuan.
Selain itu motif terdapat beberapa teori meliputi:
1.    Teori insting
2.    Teori dorongan
3.    Teori insentif
4.    Teori artibusi dan
5.    Teori kognitif
Teori-teori berikut telah dipaparkan  dan berkaitan dengan teori-teoriperilaku, karena perilaku didorong oleh motif-motif tertentu, sehingga berjalan dengan itu teori motif sejalan dengan teori perilaku.[5]


[1] Sarlito Wirawan Sarwono, Pengantar Psikologi Umum,(Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2013), Cet 5, h 137
[2] Bimo Walgito, Pengantar Psikologi Umum, (Yogyakarta: Andi Offset, 2004), Ed IV, h 220
[3] Sarlito Wirawan Sarwono, Pengantar Psikologi Umum, h 139
[4] Sumadi Suryabrata, Psikologi Pendidikan, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2002), Cet 11, h 70
[5] Bimo Walgito, Pengantar Psikologi Umum, h 223

Tidak ada komentar:

Posting Komentar